pexels-karolina-grabowska-4968631
Dissecting Money

Dissecting Money

Manfaat Menabung Sepersepuluh Gaji

Artikel ini merupakan follow-up dari artikel saya sebelumnya yang mengulas tentang buku “The Richest Man in Babylon” karya George S. Clason. Buku tersebut merupakan kali pertama frasa paling terkenal di dunia finance muncul, yaitu: “Paying Yourself First.”

Pada tulisan kali ini saya akan membahas tuntas mengapa konsep ini justru merupakan kunci utama dalam membangun kekayaan, tetapi sayangnya tidak disadari oleh kebanyakan orang.

Paying Yourself First

Mengapa konsep sederhana menabung 10% atau sepersepuluh gaji setiap bulan ini dikenal dengan istilah “paying yourself first?”

Banyak orang mungkin pertama kali mendengarnya (termasuk saya) akan berpikir bahwa berarti segera setelah mendapat gaji, maka seharusnya saya memanjakan/membayar diri saya sendiri dahulu dengan cara belanja barang-barang konsumtif yang selama ini saya inginkan.

Namun sebaliknya, yang dimaksud bukanlah seperti itu, karena dengan membelanjakan uang kita, entah itu untuk kebutuhan pokok (membayar listrik, air, internet, dll) maupun untuk keinginan konsumtif (jam tangan Panerai, sepatu Air Jordan, dsb), maka tanpa kita sadari sebagian uang dari gaji kita tersebut hanya singgah sementara di tangan kita setelah keluar dari pemberi kerja dan langsung berpindah menjadi aset milik orang lain.

No no, we don’t want that.

We want some part of our money to stay ours, becoming our little minions, working and producing more money for us, hence the term “paying myself first.”

Mengapa 10 persen?

Simply put:

Hidup dari 100% gaji dan dari 90% gaji seharusnya tidak akan memberikan perubahan hidup yang terlalu signifikan bagi Anda. Tentu saja syarat utamanya adalah Anda tidak terlebih dahulu terjerat utang terlalu dalam, karena akan sulit untuk menyisihkan 10% gaji jika >50% sudah langsung habis lebih dahulu untuk cicilan.

Kasarnya: Anda tidak akan langsung terlihat hidup miskin hanya dengan mencoba untuk hidup dari 90% gaji. Sepersepuluhnya langsung disisihkan untuk dijadikan uang milik kita sendiri dan langsung diinvestasikan secara pasif agar uang tersebut dapat langsung bekerja mencari uang lagi untuk kita. Untuk saya, ini adalah satu-satunya cara yang paling pasti untuk bisa mencapai dana pensiun dan kebebasan finansial.

Jadi, apa kira-kira alasannya sampai Anda kesulitan untuk menabung sepersepuluh saja dari gaji setiap bulan? (Meskipun menurut saya angka yang lebih baik adalah 20% atau seperlima gaji setiap bulan – saya akan jabarkan mengapa di artikel blog minggu depan)

Because you don’t see the numbers

Ya, alasan utama seseorang tidak dapat terus menyisihkan sebagian dari gajinya setiap bulan dan otomatis diinvestasikan adalah karena tidak bisa melihat angkanya 10-20 tahun ke depan: bagaimana compound interest kemudian akan bekerja untuk keuntungan kita.

Akibatnya, seseorang jadi terlampau takut untuk mengubah uang tersebut menjadi aset dan uang itu hanya akan menjadi pekerja-pekerja yang dipenjara di rekening tabungan tanpa bisa bekerja mencari uang lagi.

Karena sudah lama kita tidak berhitung di blog ini, maka saya akan memberikan beberapa contoh untuk sejawat sekalian: apa yang akan terjadi pada subjek-subjek pengandaian berikut ini jika mereka menabung sepersepuluh saja dari gajinya setiap bulan selama 20 tahun?

Dokter A

  • Usia 20 tahun
  • Gaji 10 juta IDR/bulan
  • 10% gaji untuk kewajiban agama
  • 10% ditabung dan diinvestasikan pada instrumen dengan rerata return 10% per tahun
  • Hidup dari 80% gaji
  • Menabung selama 20 tahun

Pada akhir tahun ke-20 (usia 40 tahun) beliau rutin melakukan hal ini, maka beliau sudah:

  • Memberikan total 240 juta IDR untuk kewajiban agama
  • Memiliki 680 juta IDR untuk dana pensiun

Kemudian bilanglah pada tahun tersebut keseluruhan dana pensiun tersebut dipindahkan ke instrumen obligasi pemerintah dengan return 5.7% per tahun, maka setiap bulan, dokter A akan mendapatkan kupon uang sejumlah 2,8 juta IDR tanpa perlu melakukan apa-apa. (Catatan: beliau baru berusia 40 tahun, masih sangat bisa produktif mencari uang dan berinvestasi 10-20 tahun lagi)

Dokter B

  • Usia 30 tahun
  • Gaji 20 juta IDR/bulan
  • 10% untuk kewajiban agama
  • 10% ditabung dan diinvestasikan pada instrumen dengan rerata return 10% per tahun
  • Hidup dari 80% gaji
  • Menabung selama 20 tahun

Pada akhir tahun ke-20 (usia 50 tahun) beliau rutin melakukan hal ini, maka beliau sudah:

  • Memberikan total 480 juta IDR untuk kewajiban agama
  • Memiliki 1 miliar 375 juta IDR untuk dana pensiun

Dana pensiun tersebut dipindahkan ke instrumen obligasi pemerintah dengan return 5.7% per tahun, maka setiap bulan, dokter B akan mendapatkan kupon uang sejumlah 5,6 juta IDR tanpa perlu melakukan apa-apa.

Dokter C

  • Usia 40 tahun
  • Gaji 30 juta IDR/bulan
  • 10% untuk kewajiban agama
  • 10% ditabung dan diinvestasikan pada instrumen dengan rerata return 10% per tahun
  • Hidup dari 80% gaji
  • Menabung selama 20 tahun

Pada akhir tahun ke-20 (usia 60 tahun) beliau rutin melakukan hal ini, maka beliau sudah:

  • Memberikan total 720 juta IDR untuk kewajiban agama
  • Memiliki 2 miliar 62 juta IDR untuk dana pensiun

Dana pensiun tersebut dipindahkan ke instrumen obligasi pemerintah dengan return 5.7% per tahun, maka setiap bulan, dokter B akan mendapatkan kupon uang sejumlah 8,3 juta IDR tanpa perlu melakukan apa-apa.

See?

This thing works.

To me, this is THE ONLY THING that works consistently without fail in the complex and cruel finance world.

Hanya dengan menabung dan menginvestasikan 10% dari gaji kita setiap bulan.

Sebagai penutup, saya akan membombardir pikiran Anda dengan pikiran-pikiran yang lebih fenomenal lagi.

What ifs

What if you can save 20% every month? (Which I think you should)

What if you can save 30% every month?

What if you can save 50% every month?

What if your spouse also has a job and save just as much?

What if you’ve started investing in your 20s? (Means you have 40+ years of investing time horizon)

What if your portfolio’s average return is higher than 10% a year?

What if the government bonds’ return is 7% a year?

What if you save and invest every yearly bonus or every raise in salary?

How much money will you have on retirement?

How much money will you get each month by not having to do anything?

Quod erat demonstrandum.


Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Apakah Anda masih merasa sulit menabung sepersepuluh saja dari gaji tiap bulan?
Apa kira-kira yang menjadi penghalang utama?
Tinggalkan komentar di kolom di bawah.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Weekly newsletter

Suntikan literasi keuangan (dan kehidupan) mingguan di tengah kesibukan Anda!