Medical Doctors on FIRE: Financial Independence, Retire Early

Photo by Cullan Smith on Unsplash

Apa itu FIRE Movement?

Mungkin Anda belum pernah mendengar istilah gerakan ini sebelumnya, atau sudah pernah mendengar namun tidak mengerti apa sejatinya gerakan ini dan bagaimana memulainya.

Memiliki kepanjangan Financial Independence, Retire Early – FIRE atau FIRE Movement adalah sebuah gerakan yang mulai dikenal sekitar tahun 2010 terutama di Amerika Serikat. Kemungkinan berawal dari bangkitnya perekonomian setelah subprime mortgage crisis di AS 2008, banyak pemuda-pemuda di usia produktif yang kemudian mempopulerkan cara agar seseorang dapat pensiun dini dan “terbebas” dari pekerjaannya. Kenapa kata “terbebas” dalam tanda kutip akan saya jelaskan secara lebih dalam belakangan.

Namun sebelumnya Anda perlu mengerti dulu definisi dari istilah FIRE ini:

Financial independence = Kebebasan/kemapanan finansial, di mana tanpa bekerja seseorang sudah dapat memenuhi kebutuhan primer hanya dari imbal hasil/return investasinya per tahun.

Retire early: Pensiun dini, sebelum waktu/usia yang dibilang lazim untuk pensiun.

Menggabungkan kedua kata tersebut menjadi FIRE, sebenarnya berarti bagaimana kita dapat mencapai pensiun (tidak harus bekerja lagi) di usia dini dengan cara berinvestasi, karena imbal hasil dari investasi kita sudah akan mencukupi kebutuhan primer kita sehari-hari.

Bagaimana cara mencapai financial independence?

Banyak sekali orang mengungkapkan keinginan mencapai tahap financial independence, namun sebenarnya they have no clue what it is and how to achieve it. Sering sekali kita dengar orang memiliki mimpi ini namun melanjutkan mengejar karir seperti biasa agar jabatan bisa tinggi, dengan harapan suatu saat gaji menjadi cukup besar untuk bisa “menikmati hidup.”

Dead wrong.

That is NOT the concept of reaching financial independence and retiring early.

Gerakan FIRE ini justru menekankan pentingnya kita melakukan pengaturan keuangan pribadi, dimulai dengan penganggaran/budgeting, sehingga kita dapat mengetahui dengan pasti berapa persen dari gaji kita setiap bulan (savings rate) yang dapat kita alokasikan untuk investasi.

Dengan rutin mengubah uang tabungan kita menjadi aset, maka kita sedang perlahan-lahan menumpuk aset dan mengizinkan uang kita bekerja untuk kita.

Berikutnya tinggal membaca artikel saya mengenai compound interest dan 3 rahasia menjadi kaya, and off you go on your way towards financial independence!

Seriously, read and understand those 2 articles and you’d be wayyy ahead than most people in understanding how money works.

Mengapa pensiun dini?

Mengenai pensiun dini pun banyak yang salah kaprah dan kemudian berargumen: untuk apa pensiun dini jika kita masih bisa produktif, sayang sekali? Kalau dokter pensiun dini berarti meninggalkan tanggung jawab melayani pasien, blablabla…

…well that’s NOT EVEN THE POINT of the phrase “retire early!”

Konsep yang ingin disampaikan melalui pensiun dini ini jauh lebih philosophical dari itu. Izinkan saya menuntun Anda ke pengertian yang lebih mendalam:

Dengan mencapai financial independence, maka Anda sudah sampai di titik dimana Anda tidak perlu lagi bekerja untuk menghidupi kebutuhan Anda dan keluarga sehari-hari.

Artinya, jika Anda memutuskan untuk tetap bekerja setelah melewati titik tersebut, di situlah Anda dapat betul-betul menyadari bahwa Anda bekerja karena Anda mencintai pekerjaan Anda! Ini sudah bukan urusan “mempertahankan dapur mengebul” lagi, you will truly live, go to work each day realizing that you don’t even need the money, you just do it because you love it!

Dokter dan FIRE Movement

Lalu apa urusannya FIRE Movement ini dengan dokter? Kenapa banyak sekali physician finance blog di negara-negara luar sana, namun di Indonesia belum pernah ada sebelumnya? (Which is exactly why I started this blog)

Jawabannya: BURNOUT.

Di AS bahkan datanya mencengangkan: diperkirakan bahwa suicide ratenya per tahun setara dengan 1 dokter bunuh diri setiap hari.

Saya pernah mengemukakan bahwa pada bulan ke-3 saja saya praktik sebagai dokter spesialis, saya baru menyadari bahwa selama pendidikan tidak ada yang memperingatkan kita bahwa hidup sehari-hari sebagai dokter itu bisa sangat monoton. Ternyata banyak sejawat yang kemudian menyetujuinya dan kemudian lanjut curhat.

Jadi jangan pernah mencoba menyangkal bahwa menjadi dokter adalah sebuah profesi yang punya tekanan tinggi. Bayangkan saja misalnya seorang dokter praktik suatu hari dan melayani 20 pasien. Artinya dokter tersebut menghadapi 20 individu dengan harapan dan keinginan yang berbeda-beda, dan sebisa mungkin sang dokter harus berusaha memenuhinya. Itupun baru satu praktik, biasanya dalam satu hari seorang dokter bisa praktik di 2-3 tempat.

Kalikan jumlah tersebut dengan jumlah hari kerja dalam seminggu, sebulan, setahun = berapa banyak permasalahan individu yang harus ditangani oleh dokter tersebut?

I know some would say “Hey, you signed up for this when you enrolled into medical school!”

I know I did, but doesn’t mean that we shouldn’t talk about it.

Jadi dengan mengadopsi FIRE Movement ini, saya justru menyuarakan untuk sejawat sekalian untuk memiliki suatu tujuan:

Bereskan pengaturan keuangan di level personal, tetapkan tujuan investasi, susun portfolio dan mengatur strategi, sehingga kita bisa mencapai titik financial independence tersebut, dan menemukan kembali kecintaan awal kita akan dunia kedokteran yang murni dan unbiased oleh kebutuhan kita akan uang.

Inilah yang saya maksud dengan kata “terbebas” di awal artikel.


Sekian sedikit ulasan dari saya mengenai FIRE Movement, dan blog post berikutnya saya akan membahas mengenai passive investing, sebuah cara investasi yang banyak dianut oleh mereka yang mengejar FIRE.

Subscribe di kolom sebelah kanan agar Anda tidak ketinggalan!

Apakah Anda sudah memulai perjalanan menuju financial independence? Bagaimana strategi Anda untuk mencapainya? Tinggalkan komentar di kolom di bawah atau melalui ikon chat di kanan bawah.

Leave a Comment