Dokter pun Butuh Budget

Ada alasannya mengapa saya memulai blog ini dengan menawarkan video tutorial budgeting jika pembaca subscribe ke mailing list. Karena sangat jelas di dalam pembelajaran saya di dunia finance bahwa memiliki sebuah budget adalah fondasi utama di dalam pengaturan keuangan pribadi/personal finance seseorang. Tidak terkecuali seorang dokter. Jika tidak memiliki fondasi ini, maka segala sesuatu yang Anda coba lakukan akan ambyar.

One Year of Dissecting Money

Tidak terasa sudah satu tahun sejak saya mengalahkan rasa keraguan di dalam hati dan meluncurkan blog ini dengan bermodalkan skills yang “hanya” saya dapatkan dari menonton video-video tutorial di YouTube dan membaca blog-blog mengenai bagaimana cara membangun sebuah blog.

It’s been an awesome year, even more so because the COVID-19 pandemic makes talking and writing about finance a lot more interesting.

Pelajaran Finansial dari COVID-19

Selalu ada sesuatu yang dapat kita pelajari dari setiap peristiwa atau kejadian. Pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) pun bukan merupakah sebuah pengecualian. Setelah lebih dari setengah tahun menghabiskan waktu untuk takut dan waswas menghadapi pandemi ini, saya kira sudah waktunya kita mencari apa yang dapat kita pelajari dari pandemi ini, termasuk di antaranya apa yang dapat kita pelajari dari segi finansial.

Pengaturan Keuangan Suami-Istri

Awalnya saya enggan menuliskan sebuah artikel yang membahas mengenai pengaturan keuangan suami-istri, karena saya bukan ahli di bidang finance serta bukan juga seorang ahli dalam hal pernikahan. I’m still figuring these things out myself.

So please read this article bearing in your mind that this is merely my opinion and view on a family’s finance, but I’m not exactly an expert in it.

Trading Saham Bukan untuk Dokter

Jadi apakah maksudnya dokter tidak boleh berinvestasi di saham? Justru sebaliknya, menurut saya komponen/kelas aset saham harus ada di dalam portofolio seorang dokter. Yang saya maksud dengan trading saham adalah jual-beli saham dengan harapan bisa membeli di harga rendah dan menjualnya di harga tinggi, atau yang sering dikenal dengan istilah market-timing.

Belajar dari Itaewon Class

Saya sendiri bukanlah seorang penggemar drama Korea sebelumnya, karena saya pikir akan terlalu condong ke membahas masalah percintaannya. Itaewon Class adalah drama Korea pertama yang saya tonton dari awal hingga tamat, dan sepertinya cukup mengubah pandangan saya mengenai drama Korea secara keseluruhan, karena ternyata banyak sekali hal-hal dan nilai-nilai kehidupan di luar percintaan yang bisa kita pelajari.

Apa Artinya Hidup Frugal?

Sampai tiba waktunya saya harus mengatur keuangan saya dan keluarga saya sendiri barulah saya mempelajari mengenai semua ini. Namun, sebelumnya kita harus memahami dulu apa perbedaan antara hidup hemat (frugal) dan hidup pelit (cheap). Karena ternyata perbedaan di antara keduanya sangat bermakna.

Mengapa Investasi di Reksa Dana Indeks?

Bagi pembaca yang sudah mengetahui dan mengikuti apa yang saya tuliskan di artikel-artikel dalam blog ini ataupun melalui media sosial maupun grup Telegram, maka pasti sudah memahami bahwa gaya berinvestasi saya adalah dengan cara berinvestasi secara pasif melalui reksa dana (RD) indeks.

Ilusi Sukses Melalui Bisnis

Sebagai peringatan di awal, jika Anda adalah seseorang yang merasa dan masih meyakini bahwa membangun/memiliki sebuah bisnis adalah satu-satunya cara untuk sukses, untuk membangun kekayaan dan mencapai financial independence, maka artikel ini bukanlah untuk Anda. You’re not going to like what I’m going to say.