Jika Saya Dapat Uang 75 Juta

Beberapa waktu yang lalu baru saja kita mendengar kabar bahwa para residen yang terlibat membantu pelayanan pasien coronavirus disease 2019 (COVID-19) mendapat insentif dalam bentuk dana yang jumlahnya cukup besar (75 juta IDR). Sehingga salah seorang sejawat kemudian memberi pesan kepada saya untuk menuliskan sebuah artikel mengenai apa yang sebaiknya dilakukan seorang residen jika mendapat dana tiba-tiba dalam jumlah besar (lump sum) seperti demikian.

Mengapa Investasi di Reksa Dana Indeks?

Bagi pembaca yang sudah mengetahui dan mengikuti apa yang saya tuliskan di artikel-artikel dalam blog ini ataupun melalui media sosial maupun grup Telegram, maka pasti sudah memahami bahwa gaya berinvestasi saya adalah dengan cara berinvestasi secara pasif melalui reksa dana (RD) indeks.

Cara Menyusun Portfolio

Jadi jika Anda sudah menetapkan tujuan investasi Anda, maka berikutnya pasti Anda sudah menetapkan instrumen investasi dengan imbal hasil berapa yang Anda butuhkan untuk mencapai target tersebut. Portfolio merupakan sebuah buku harian mengenai instrumen-instrumen investasi yang Anda miliki dan merupakan “strategi perang” Anda untuk mencapai tujuan investasi tersebut.

Cara Mengenali Investasi Bodong

Belakangan ini saya mulai mengamati lagi bahwa penipuan-penipuan yang berkedok investasi (investasi bodong) mulai banyak muncul lagi. Suatu hal yang cukup cerdik yang dilakukan oleh oknum-oknum penipu, dan jalan keluar satu-satunya adalah to outsmart them: jadilah lebih cerdik dari mereka.

Cara Berinvestasi secara Pasif

Investasi aktif adalah seperti memulai sebuah bisnis start-up, makanan/minuman, kos-kosan, jual-beli properti dsb, dimana Anda diharuskan untuk meluangkan pikiran, waktu dan tenaga yang cukup banyak (yang menurut saya cukup sulit untuk dilakukan sambil praktik sebagai dokter).

Sementara investasi pasif jauh lebih sederhana dari itu, dan cocok untuk orang-orang yang tidak punya dasar otak marketing atau bisnis seperti saya, atau orang-orang yang tidak punya waktu untuk menganalisa pergerakan pasar, ekonomi negara, dan sebagainya.

Kapan Dokter Boleh Beli Rumah?

Sebuah pertanyaan yang hampir pasti terlintas di kepala setiap orang, terutama di usia produktif adalah “Kapan saya bisa beli rumah?” Sebuah obsesi yang, menurut saya, tidak jelas asalnya dari mana.

Sering digambarkan sebagai “The American Dream,” memiliki rumah seakan-akan dijadikan tujuan hidup yang terutama, dan baru setelah punya rumahlah seseorang bisa betul-betul bahagia, atau minimal menjadi fondasi kebahagiaan seseorang.

Membongkar Mitos-mitos mengenai Finance

Ketakutan terbesar yang seringkali menghalangi seseorang untuk mulai investasi adalah takut rugi/kehilangan uang. Yang cukup sering menemani ketakutan ini adalah mitos-mitos yang seringkali diungkapkan oleh orang-orang di sekitar kita (bukan tidak mungkin bahkan keluarga kita) yang membuat kita bahkan tidak mau memulai untuk mempelajarinya.

Reksa Dana untuk Pemula

Saya kira periode ini adalah waktu yang tepat untuk membicarakan reksa dana (RD), di tengah maraknya isu resesi ekonomi dan karena instrumen investasi yang dikenal dengan nama reksa dana ini baru saja dihajar bertubi-tubi oleh sentimen negatif, yaitu bubar/ditutupnya beberapa manajer investasi karena kasus gagal bayar. Sehingga banyak sejawat dan pembaca yang baru mau memulai investasi jadi takut untuk menanamkan dana investasinya di RD, dan sejawat yang sudah (merasa) mengerti investasi menjadi panik dan takut berlebih terhadap RD (tidak berhenti di situ, namun berlanjut ke menyebarkan ketakutan tersebut ke orang lain).

Pentingnya Menuliskan Tujuan Investasi

Sekarang ini sering sekali kita lihat di akun-akun para financial planner bahwa pertanyaan terpenting sebelum memulai investasi adalah: Apa tujuan investasi Anda? Seringkali kita mengganggap bahwa kita sudah memiliki jawaban atas pertanyaan itu. Tapi terus terang, saat saya pertama kali ditanyakan pertanyaan tersebut, saya diam seribu bahasa dan tidak bisa menjawabnya. Dan mayoritas do-it-yourself investor pun masih dalam fase ini walau sudah bertahun-tahun terjun ke dalam dunia investasi. Mereka hanya enggan mengakuinya.