One Year of Dissecting Money

Tidak terasa sudah satu tahun sejak saya mengalahkan rasa keraguan di dalam hati dan meluncurkan blog ini dengan bermodalkan skills yang “hanya” saya dapatkan dari menonton video-video tutorial di YouTube dan membaca blog-blog mengenai bagaimana cara membangun sebuah blog.

It’s been an awesome year, even more so because the COVID-19 pandemic makes talking and writing about finance a lot more interesting.

Pentingnya Perilaku dalam Berinvestasi

Saya percaya bahwa mengejar nilai bagus di dalam studi kedokteran tidak akan membawa Anda kemana-mana selain kepada stres yang, sorry to say: Anda ciptakan sendiri. Yang terpenting adalah attitude (sikap) dan perilaku seorang calon dokter di dalam berinteraksi dengan lingkungan belajarnya, pun di waktu menghadapi tekanan-tekanan.

Hal yang sama berlaku juga di dalam berinvestasi: bukan instrumen investasinya yang menjadi kunci utama, tetapi perilaku Anda yang akan menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan investasi Anda.

Andai Saya Melek Finansial 10 Tahun Lalu

Sering sekali saya mendengar dari sejawat yang baru memulai perjalanan finansialnya di usia 30 tahun ke atas, bahwa mereka menyesal tidak mempelajarinya sejak waktu masih mahasiswa. Saya pun sering sekali memiliki pemikiran “andai saja” yang demikian.

Apa Artinya Hidup Frugal?

Sampai tiba waktunya saya harus mengatur keuangan saya dan keluarga saya sendiri barulah saya mempelajari mengenai semua ini. Namun, sebelumnya kita harus memahami dulu apa perbedaan antara hidup hemat (frugal) dan hidup pelit (cheap). Karena ternyata perbedaan di antara keduanya sangat bermakna.

Kesalahan Fakultas Kedokteran

Kesalahan terbesar fakultas kedokteran adalah terlalu terkonsentrasi pada hal kemanusiaan dan tidak mempersiapkan seorang lulusan dokter baru untuk kenyataan hidup.

Jangan dilupakan bahwa pendidikan kedokteran pun sebenarnya sedang mempersiapkan seseorang untuk memiliki karir untuk menghidupi dirinya dan keluarganya di masa depan.

Cara Menghitung Kebutuhan Dana Pensiun

Saya percaya ini juga merupakan blunder dari kebanyakan orang di usia produktifnya: tidak menyadari bahwa dana pensiun harus dipersiapkan dari hari pertama Anda menerima gaji.
Akibatnya, mayoritas pekerja usia produktif hanya akan bekerja untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya uang, namun tidak jelas untuk apa.

Manajemen Keuangan Residen

First and foremost, jangan beranggapan bahwa saya adalah seseorang yang berhasil melakukan manajemen keuangan dengan baik semasa residen. Teman-teman yang dekat dengan saya pasti mengetahui bahwa saya bukanlah orang yang paling bijak perihal keuangan di masa-masa itu. Namun justru karena menapak tilas masa-masa itu dengan kacamata finance yang saya miliki sekarang maka saya merasa sudah menjadi kewajiban saya untuk “memperingatkan” sejawat yang masih menjalani masa residen/PPDS.

Kesalahan Terbesar Dokter Spesialis

Belum lagi ketika melihat gaya hidup/lifestyle dari para dokter spesialis yang membuat kita menginginkan kehidupan semacam itu di kemudian hari: mobil mewah yang punya spot parkir khusus di depan lobi, iPhone (bisa lebih dari satu), tablet, atau laptop jenis terbaru, tas branded, dsb.

Dan kemudian kita pun berpikir:

They must be doing really well money-wise, right?

Cara Menyusun Portfolio

Jadi jika Anda sudah menetapkan tujuan investasi Anda, maka berikutnya pasti Anda sudah menetapkan instrumen investasi dengan imbal hasil berapa yang Anda butuhkan untuk mencapai target tersebut. Portfolio merupakan sebuah buku harian mengenai instrumen-instrumen investasi yang Anda miliki dan merupakan “strategi perang” Anda untuk mencapai tujuan investasi tersebut.